← Back to portfolio
Published on

Apa itu Audit Keuangan? Bagaimana Proses dan Fungsinya?


Apa itu Audit Keuangan? Bagaimana Proses dan Fungsinya?

Jika Anda adalah orang yang biasa menanggulangi persoalan keuangan untuk entitas perusahaan atau organisasi, tentu tidak asing lagi dengan hal audit laporan keuangan.

Tujuan audit adalah untuk jalankan pengecekan dan evaluasi yang objektif atas laporan keuangan suatu organisasi atau individu untuk meyakinkan bahwa catatan mereka adalah representasi yang adil dan akurat dari transaksi yang mereka klaim untuk diwakili.

Audit laporan keuangan bisa dilaksanakan secara internal oleh karyawan bisnis atau manajemen. Melakukan audit oleh pihak luar atau eksternal bisa menolong dikarenakan menyingkirkan bias apa pun berkaitan situasi keuangan perusahaan. Auditor eksternal bisa lebih terbuka perihal temuan mereka tanpa memengaruhi kinerja operasional terhadap bisnis Anda.

Apa Itu Audit?

Menurut Arens (2003), audit adalah suatu proses pengumpulan dan pengevaluasian bukti perihal Info yang bisa diukur perihal suatu entitas ekonomi.

Hal ini dilaksanakan seorang yang kompeten dan independent untuk bisa pilih dan melaporkan kesesuaian Info dengan kriteria-kriteria yang sudah ditetapkan.

Secara singkat, audit laporan keuangan merupakan perbandingan pada situasi yang berjalan dengan kriteria yang sudah ditetapkan.

Bagaimana Proses Audit?

Merencanakan proses audit adalah tahapan selanjutnya yang kudu diketahui auditor.

Untuk sebabkan perencanaan audit, seorang auditor harus menjalankan lebih dari satu kesibukan seperti:

  • Memahami bisnis dan industri klien.
  • Melakukan prosedur analitik.
  • Menentukan materialitas, memastikan risiko audit dan risiko bawaan.
    Memahami susunan pengendalian intern dan memastikan risiko pengendalian.
  • Mengembangkan rencana audit dan program audit. Nanti terhadap praktiknya tidaklah sesingkat hal tersebut.
  • Dari setiap kesibukan yang dilaksanakan di dalam perencanaan proses audit tersebut punya hal atau anggota lain yang kudu dilaksanakan lagi.

Dengan demikian, rencana audit laporan keuangan pun dibuat dengan benar dan tepat.

Apa Fungsi Audit Keuangan?

Audit di dalam akuntansi menjalankan kegunaan yang dibutuhkan untuk meyakinkan bahwa perusahaan tidak hanya jujur di dalam pelaporan keuangannya, namun termasuk bahwa operasi perusahaan berguna sebagaimana mestinya.

Auditor bisa bekerja baik di di dalam perusahaan, jalankan audit internal, atau untuk organisasi lain, jalankan audit eksternal. Berikut adalah kegunaan audit keuangan terhadap bisnis.

1. Memastikan Semua Laporan Keuangan Akurat

Auditor eksternal adalah akuntan publik bersertifikat, atau CPA, yang bekerja sebagai independent dari bisnis atau organisasi, memeriksa laporan keuangan yang disiapkan oleh manajemen bisnis atau organisasi.

2. Memantau Sistem Perusahaan

Audit keuangan di dalam akuntansi tidak hanya memeriksa apakah laporan keuangan perusahaan akurat, namun termasuk menguji apakah proses perusahaan beroperasi sebagaimana mestinya.

3. Memenuhi Tujuan Keuangan

Perusahaan kudu selalu berusaha untuk menekan cost operasional serendah mungkin, bisa saja tanpa mengorbankan produktivitas.

4. Kepercayaan dan Jaminan Publik

Audit eksternal menolong meyakinkan publik bahwa uang yang diinvestasikan di perusahaan publik digunakan layaknya yang dinyatakan, alih-alih dana tersebut digunakan untuk obyek atau kesibukan lain.